3 Alasan Sukuk Ritel Investasi Very Recommended
Beberapa teman kadang meminta pendapat
saya tentang jenis investasi apa yang aman dan menguntungkan? Pertanyaan ini
sangat sederhana, namun tidak mudah menjawabnya karena begitu banyak
instrumen investasi yang kadang malah membuat seseorang bingung memilih
yang paling cocok.
Pada dasarnya, berinvestasi diperlukan
karena kebutuhan seseorang terus meningkat dari waktu ke waktu. Seseorang yang
selama ini berangkat ke kantor cukup mengendarai sepeda motor, ketika meningkat
pendapatannya mungkin dia membutuhkan mobil agar lebih nyaman. Keinginan untuk
lebih nyaman, lebih sejahtera itu sih wajar saja. Itulah hidup manusia tidak
pernah puas, dia ingin meraih hidup yang lebih baik ketika dia mendapatkan
pendapatan yang lebih baik. Seperti halnya naik tangga, hidup itu harus lebih
baik dari hari ke hari.
Dengan harga-harga yang terus meningkat,
tentu pengeluaran di masa mendatang untuk jenis kebutuhan yang sama pasti akan
lebih mahal sebagai akibat dari inflasi. Misalnya biaya sekolah anak kita untuk
5 tahun mendatang tentu lebih mahal ketimbang sekarang. Beli rumah, sekarang
pasti lebih murah dibandingkan 5 tahun mendatang. Itulah sebabnya kita harus
mulai berpikir untuk berinvestasi, jika kita ingin memiliki hidup yang
berkecukupan di kemudian hari atau di hari tua kita.
Prinsip dasar dari sukses berinvestasi
adalah menetapkan terlebih dahulu tujuan dan jangka waktu investasi, tentu
setiap orang memiliki preferensi sendiri yang spesifik. Secara garis
besar, investasi terbagi dalam jangka waktu pendek (1-3 tahun) misalnya menyiapkan
dana liburan keluar negeri, jangka menengah (3-5 tahun) misalnya beli rumah dan
jangka panjang (di atas 5 tahun) misalnya menyiapkan dana pendidikan anak
sampai perguruan tinggi.
Kemudian kita juga perlu mengetahui
kondisi keuangan kita, apakah kita mempunyai dana yang cukup untuk
berinvestasi? Karena kita tidak mungkin menggunakan dana kebutuhan sehari-hari
kita untuk berinvestasi.
Belum lagi kita perlu menyediakan dana
darurat yaitu dana yang telah dialokasikan secara terpisah, untuk memenuhi
kebutuhan yang sifatnya sangat darurat ataupun mendadak. Seringkali dalam hidup
terjadi suatu hal yang bersifat mendadak dan penting, situasi darurat
(emergency) dan membutuhkan dana segera. Misalnya orangtua anda sakit keras dan
masuk RS, padahal tidak ditanggung oleh asuransi, seseorang diPHK oleh
perusahaan tempatnya bekerja, sehingga harus mengambil sebagian dana tabungan
untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari sebelum mendapatkan pekerjaan
kembali.
Keadaan darurat bisa terjadi kapan saja
dan kepada siapa saja, termasuk juga saya dan Anda. Contoh keadaan darurat
lainnya, ada anggota keluarga yang mengalami kecelakaan sehingga membutuhkan
perawatan kesehatan yang tidak sedikit, atau ada anggota keluarga yang
meninggal yang harus ditanggung biaya kematian dan biaya hidup orang yang
ditinggalkan, dan lain-lain.
Untuk mengetahui lebih lanjut akan hal
ini kita perlu mempelajari Smart Financial Management suatu training tentang
bagaimana kita mengelola
keuangan kita sehingga kita dapat mencapai tujuan masa depan kita.
Melalui Smart Financial Management kita juga dapat menentukan investasi apa
yang cocok dengan profil risiko kita. Melalui Smart Financial Management
kita dapat meningkatkan efektivitas dalam mencari, menggunakan dan memproteksi
sumber daya keuangan
Pertimbangan lain dalam melakukan
investasi adalah soal keamanan, besarnya investasi dan likuiditas.
Saat ini instrumen investasi yang aman
dan cukup likuid untuk jangka menengah adalah investasi obligasi
atau sukuk ritel. Berdasarkan data Indonesia Bond Pricing Agency per
tanggal 4 Maret 2013, transaksi Sukuk negara ritel SR-005 (yaitu sukuk terbaru
yang ditawarkan pemerintah khusus untuk perorangan), mencapai Rp 2, 2 triliun,
dengan total 117 kali transaksi dalam waktu singkat sejak tanggal
setelmen 27 Februari 2013.
3 Alasan investasi sukuk ritel ini sangat diminati?
Sukuk negara Ritel seri 005 yang dikenal
dengan nama SR-005 atau Sukri-005 langsung diminati karena:
1. memberikan imbal hasil 6% per
tahun, yang akan diberikan kepada investor pada tanggal 27 setiap bulan dengan
tenor 3 tahun.Kupon yang ditawarkan untuk Sukri-005 tersebut cukup kompetitif
jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain yang bertenor sama.
2. imbalan Sukri-005 lebih tinggi
dari benchmark obligasi bertenor 3 tahun.Imbalan sukuk tersebut juga
masih lebih tinggi 55 basis poin dari rata-rata suku bunga deposito yang saat
ini sebesar 5,45%.
3. dijamin pembayaran Imbalan dan
Nilai Nominalnya oleh Pemerintah dan sangat cocok dengan prinsip-prinsip
syariah.
Bagaimana kita dapat memiliki Sukuk ritel
SR-005?
Syaratnya mudah, asalkan memiliki KTP dan
uang minimal Rp 5 juta atau kelipatannya, Anda bisa membelinya di salah satu
dari 25 agen penjualan, di antaranya BRI Syariah, BCA, Mandiri, dll. Dengan
uang Rp 5 juta, Anda bisa memiliki lima unit sukuk ritel dengan imbalan 6% per
tahun yang dibayarkan setiap bulan, layaknya gajian. Besar imbalan ini cukup
kompetitif dibandingkan dengan instrumen investasi sejenis.
Investasi berbasis syariah tersebut
menguntungkan dan aman dari risiko karena merupakan surat utang negara. Itulah
sebabnya, selama ini penjualan sukuk ritel selalu laris dengan pembeli
terbanyak adalah ibu rumah tangga, yang umumnya berpikiran pragmatis terkait
dengan keamanan asset dan masa depan keluarga.
Happy Investing!
by Belinda K.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar